Saturday, November 12, 2016

OUIJA THE ORIGIN OF EVIL

Disutradarai oleh              : Mike Flanagan
Dibintangi oleh                 : Elizabeth Reaser, Lulu Wilson, Annalise Baso
Produksi                          : produksi Blumhouse, Hasbro Studio
  
Sewaktu menonton Ouija di tahun 2014 gue tidak pernah berpikir bahwa film ini akan dibuat sekuelnya karena cerita film ini sangat jelas bagaimana akhirnya. Karena itu gue ingin tahu bagaimana mereka membuat persambungan kontinity dari film sebelumnya ke Ouija The Origin of Evil.


Diawali pada tahun 1967 di Los Angeles ketika seorang single mom bernama Alice bekerja sebagai peramal untuk menghidupi kedua putrinya, Lina - yang tertua - dan Doris - yang termuda - dengan alasan bahwa yang mereka lakukan itu untuk membantu orang-orang yang putus asa dan membutuhkan jawaban dari hal spiritual. Padahal sebenarnya Alice melakukan trik yang cerdas dengan menggunakan peralatan canggih sehingga dia terlihat melakukan kontak dengan dunia spiritual.

Ketika Lina menemukan papan Ouija di sebuah pesta, dia menyarankan ibunya agar menggabungkan ramalan dengan benda itu. Lina setuju dan membuat modifikasi menggunakan magnet untuk membuat papan kaca bergerak. Saat melakukan persiapan, tanpa sadar Alice melakukan hubungan dengan roh bernama Marcus yang kemudian mulai merasuki Doris. Lina mengakhiri permainan itu dengan melanggar aturan yakni tidak mengucapkan selamat tinggal.

Masih ingat ketiga aturan itu?

Jangan pernah memainkannya sendirian, jangan pernah memainkannya di kuburan, akhiri permainan dengan mengucapkan selamat tinggal…

Doris mulai bertindak aneh, gadis cilik itu melakukan kontak dengan sejumlah roh menggunakan papan yang dimainkannya sendirian, salah satu dari roh yang dihubunginya adalah ayahnya yang kemudian menunjukkan sebuah tempat penyimpanan rahasia di ruang bawah tanah dimana di dalamnya berisi kantong penuh uang tunai.

Ketika dia memberikan uang itu kepada Alice sebagai bukti bahwa dia benar-benar berbicara kepada Roger, ketiganya lalu memainkan Ouija itu untuk melihat kebenaran ucapan Doris. Betapa terkejutnya Alice dan Lina saat mendapati papan kayu itu bergerak sendiri di depan mata mereka. Alice senang melihat banyak pertanyaan – yang hanya Roger yang tahu jawabannya – dijawab dengan benar oleh papan itu sehingga keyakinan bahwa mereka bisa berhubungan dengan dunia lain muncul. Alice mengurung Doris di rumah untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana caranya membangun hubungan kea lam roh agar dia bisa meramal lebih jitu.

Lina yang terganggu oleh perubahan Doris membawa kertas ditulis adiknya dengan lancar dalam bahasa Polandia kepada Pastor Tom. Pria itu menemukan bahwa kertas tersebut merupakan jurnal seorang imigran Polandia yang disekap di ruang bawah tanah rumah dan menjelaskan bagaimana dia meninggal ketika menjadi tawanan di sana. Sang pastur memutuskan bertemu Doris dan minta dihubungkan dengan mendiang istrinya, Gloria.

Setelah sesi Ouija sang pastur akhirnya mengetahui bahwa Doris sebenarnya tidak melakukan hubungan dengan roh Gloria tapi membaca pikiran dan mengulangi apa yang dalam benak lelaki itu tapi beberapa roh jahat sudah pasti mengambil kendali atas Doris sehingga dia menyarankan melakukan ritual pengusiran setan kepada Alice dan Lina.

Setelah Doris membunuh pacar Lina, Alice dan Lina membawa papan Ouija ke ruang bawah tanah untuk menghancurkannya. Sebelum mereka melemparkan papan ke dalam tungku perapian untuk membakarnya, Pastor Tom menemukan sisa-sisa kerangka yang tertinggal di dinding ruang bawah tanah sehingga mereka menyadari bahwa mereka telah menggunakan papan Ouija di kuburan sepanjang waktu ini, itu semakin memperkuat apa yang tertulis dalam jurnal si pria Polandia yang ditawan di ruang bawah tanah ini. Pastur Tom lalu mendapat serangan dari Doris setelah sebelumnya kerasukan iblis yang membuat Alice dan Lina melarikan diri ke lantai atas.

Di lantai atas, Lina dan Alice menemukan papan Ouija ternyata balik ke atas meja dan keduanya lalu ditangkap oleh Doris. Arwah Roger lalu mengingatkan Lina pada saat ketika mulut bonekanya dijahit dan itulah satu-satunya cara untuk menghentikan roh yang mengamuk dalam tubuh Doris, bahwa dia harus menjahit mulut adiknya sehingga suara-suara yang didengar Doris berhenti dan arwah itu terkurung selamanya.

Lina turun ke ruang bawah tanah untuk menghadapi Doris yang menahan ibu mereka. Dia berhasil menjahit mulut Doris dan menjelaskan kepada Alice bahwa itu perlu untuk menghentikan roh jahat yang merasuki Doris. Tiba-tiba Lina mengalami kerasukan dan kemudian menusuk mati Alice.

Dua bulan kemudian, Lina yang ditahan rumah sakit jiwa karena didakwa membunuh ibunya tengah diwawancarai oleh dokter yang mencoba untuk mencari fakta tentang kejadian yang sebenarnya. Lina yang linglung tak mampu menjawab pertanyaan dengan benar namun dia menegaskan bahwa Alice salah, dan mereka tidak sendirian.

Di ujung film setelah credit title nampak adegan dari Lina yang sudah menua di rumah sakit jiwa menerima kunjungan dari seseorang yang mengaku keponakannya...dan dari situlah gue paham bagaimana twisting itu dibelokkan dari film sebelumnya…

Ingat saat Laine di film Ouija mengunjungi Paulina Zander di rumah sakit jiwa untuk mencari tahu siapa gadis berinisial DZ dan apa yang sebenarnya terjadi di rumah keluarga Zander? Ya, disitulah persambungannya terjadi…

Nah, kekuatan cerita yang mereka bangun di film ini bagus, selain itu Mike Flanagan membuat produksi yang baik pada gambarnya juga. Film ini tentunya diambil dengan kamera digital seperti yang banyak digunakan rumah produksi saat ini, tetapi untuk membuat film terlihat seperti sesuatu yang diambil pada tahun 1967 dia membangun efek gambar di pasca produksi. Kalian bisa melihat setiap 20 menit titik hitam muncul di sudut kanan atas frame dan komposisi bingkai yang digunakan mengingatkan tentang bagaimana pembuat film lama mengkomposisi film-film mereka.


Sayang banget teknik hebat yang dia hadirkan punya sedikit cacat dari ceritanya karena Flanagan lupa memperhatikan detil film sebelumnya, Ouija tahun 2014 menyatakan saat Laine menyelidiki rumah Zander dia mendapat informasi bahwa peristiwa supranatural yang menewaskan Alice dan Doris terjadi di tahun '40 atau '50, sementara prekuelnya di Ouija The origin Of Evil memilih 1967 sebagai tahun awal dimulainya kisah kutukan ouija...

2 comments:

  1. I think I don't need to watch this movie again.
    You write it all.
    Xixixixixi.

    ReplyDelete
  2. Hahaha...but still you should see the beauty of the shoot

    ReplyDelete